Menjadi Sekretaris Profesional di Perusahaan Global

Text and image block

PPM Manajemen kembali menggelar seminar, kali ini menyoal Sekretaris dan pekerjaannya dengan mengambil judul Menjadi Sekretaris Profesional di Perusahaan Global, Rabu 07 Juni 2017 jam 09:00 – 15:00 WIB bertempat di Auditorium PPM Manajemen Jl. Menteng Raya 9 Jakarta Pusat.

Seminar ini menghadirkan para ahli dan praktisi kesekretarisan, yaitu: Yanto SianiparSenior Vice President Strategic Business Support PT Chevron Indonesia; Christine JosephineAssistant to President Director and Formalities Support PT Samsung Electronic Indonesia; Santje NataliaPakar Kesekretariatan.

Tak kurang 50-an orang hadir memadati tempat seminar. Reni Lestari Razaki, salah satu Direktur PPM Manajemen membuka seminar seraya menyatakan bahwa sebagai seorang sekretaris harus dapat menyiapkan diri bergelut di masa sekarang (kekinian), karena semakin banyak orang asing yang masuk ke Indonesia akibat adanya MEA yang menuntut kita mempunyai keahlian lebih, seperti bahasa ataupun pengertian akan nilai-nilai yang dianut oleh bangsa lain agar tercipta toleransi.

Ya, MEA (Masyarakat Ekonomi Asean), secara tidak langsung memaksa perusahaan bersaing secara global. Ketika seorang pimpinan perusahaan dituntut cakap menjalankan dan mengembangkan bisnis secara global, peran dan tanggung jawab dari seorang sekretaris sebagai salah satu tangan kanannya pun semestinya sejalan mengikuti.

Pada kesempatan itu juga Yanto Sianipar dalam sesinya memaparkan bagaimana etos kerja yang berlaku di Chevron serta mengungkapkan bahwa pada akhirnya, integritas dan reputasi yang bisa menyelamatkan setiap pekerja.

Kuncinya menurut Christine Josephine, “sebagai sekretaris kita harus datang ke atasan dengan result, tidak dengan kosong, karena mereka mempekerjakan kita untuk memberikan informasi yang valid kepada mereka.”

Fungsi sekretaris acapkali tidak hanya kesekretariatan saja, tetapi juga menjadi kunci kesuksesan pimpinan. Bukan hal yang tidak mungkin seorang sekretaris akan diminta untuk menangani lebih dari satu pimpinan atau bahkan menjadi sekretaris perusahaan. Oleh sebab itu, seorang sekretaris modern diharapkan memiliki kemampuan manajemen waktu dan komunikasi yang baik, mampu memanajemeni konflik dan isu, serta dapat menjadi seorang humas dan event manager bagi organisasi.

Istilah sekretaris profesional di perusahaan global memang memiliki definisi yang sangat luas, kriteria maupun kemampuan yang diharapkan pun akan sangat beragam dan menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi dunia kesekretariatan Indonesia. Misalkan saja seorang sekretaris kemudian akan dituntut untuk tidak lagi berpikir secara internal perusahaan saja, tapi juga harus mampu berpikir secara luas, berperilaku secara tepat dan sesuai dengan berbagai budaya global, dan menangkap peluang global bagi pimpinan dan perusahaannya.

Hal tersebut diketahui bukanlah suatu hal yang mudah untuk diterapkan, namun ketika seorang sekretaris dinilai telah mampu dan memiliki kriteria tersebut maka tujuan pimpinan dan tujuan perusahaan untuk bisa bersaing secara global akan terwujud.



Share